Panduan Umroh & Haji Lengkap Saat Melakukan Tawaf
artikel07101018.jpg
Panduan Umroh Saat Melakukan Thawaf

Thawaf adalah salah satu rukun umroh dan haji yang harus dipenuhi oleh jamaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram, Mekkah. Thawaf dilakukan dengan cara mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Pengalaman untuk melakukan aktivitas ini bisa menjadi pengalaman yang mendebarkan sekaligus mengharukan karena Anda bisa melakukannya langsung dengan jarak hanya beberapa meter dari Ka’bah. Untuk melakukan thawaf dengan benar, simak panduan haji dan umroh berikut ini.

 

1.    Saat Anda baru sampai di Masjidil Haram, Mekkah, segeralah menuju ke Hajar Aswad, menghadap kepada Hajar Aswad sambil membaca “Bismillahi wallahu akbar” yang artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar.“

2.    Panduan umroh selanjutnya adalah mengusap Hajar Aswad menggunakan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan, Anda cukup mengusapnya saja dan cium tangan yang Anda gunakan untuk mengusap Hajar Aswad. Jika hal tersebut masih tidak memungkinkan, Anda dapat memberi isyarat dengan tangan kanan. Tetapi Anda tidak harus mencium tangan yang Anda gunakan untuk memberi isyarat tersebut.

3.    Mulailah melakukan thawaf umroh sebanyak tujuh putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan diakhiri pula di Hajar Aswad.

4.    Anda disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama, dan berjalan biasa pada sisa 4 putaran thawaf.

5.    Bagi laki-laki disunnahkan membuka bahu tangan saat melakukan thawaf umroh.

6.    Jamaah umroh disunnahkan mengusap Rukun Yamani setiap kali melakukan putaran thawaf. Tetapi, Anda tidak dianjurkan menciumnya. Jika tidak memungkinkan mengusap Rukun Yamani, Anda tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

7.    Ketika Anda sampai di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, panduan umroh selanjutnya adalah Anda disunnahkan membaca : “Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar”, yang artinya: “Wahai Tuhan kami! Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka.”

8.    Setelah Anda selesai melakukan thawaf, panduan umroh selanjutnya adalah dengan menutup kedua pundak. Setelah itu, pergilah ke bagian maqam Ibrahim sambil membaca “Wat takhidzuu mim Maqoomi Ibroohima mushollaa”, yang artinya: “Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat.”

9.    Selanjutnya, Anda dapat melakukan shalat sunnah thawaf 2 rakaat di belakang maqam Ibrahim. Bacalah surat Al Kafirun pada rakaat pertama, dan surat Al Ikhlas pada rakaat kedua setelah selesai membaca Al Fatihah.

10. Selesai shalat, Anda disunnahkan minum air zam-zam, kemudian menyiram air zam-zam pada bagian kepala.

11. Panduan haji dan umroh untuk thawaf yang terakhir adalah dengan kembali lagi ke Hajar Aswad, bertakbir, mengusap, dan mencium Hajar Aswad. Jika semua itu tidak memungkinkan, baik mencium atau mengusapnya, Anda dapat memberi isyarat dengan tangan kanan.

 

Demikianlah panduan umroh lengkap saat melakukan thawaf di depan Ka’bah.

 

Sumber :

kajianislam.net/2007/04/manasik-umrah-lengkap/, diakses pada tanggal 20 Oktober 2016

al-aisar.com/kategori-buku/fiqih-ibadah/buku-panduan-fiqih-haji-dan-umroh/104/panduan-manasik-haji-dan-umroh-dilengkapi-dengan-gambar-panduan-detail, diakses pada tanggal 20 Oktober 2016

travel.detik.com/read/2015/02/16/160641/2834563/1520/dahsyatnya-tawaf-di-masjidil-haram, diakses pada tanggal 21 Oktober 2016

 

Bagikan artikel ini:
Berita Terbaru